AKU CINTA INDONESIA
I LOVE INDONESIA
AKU CINTA INDONESIA
I LOVE INDONESIA

Gubernur Jawa Barat Bicara Soal Kota Kesenian

Ahmad Heryawan dan tanggapannya terhadap seniman yang tak memiliki tempat di rumahnya sendiri - Bandung
IMAGE-TITLE-HERE

Mainan Santika Syaravina

Gadis belia yang mencintai dunia fotografi. Ia membuat karya kriya menggunakan isi roll film seluloid. Unik dan menarik...
IMAGE-TITLE-HERE

Ioannis Dimitrousis dan Dunianya

Seorang desainer Yunani yang besar di Inggris, inspirasi bagi muda-mudi kreatif di Indonesia
IMAGE-TITLE-HERE

Titik Api - Titik yang Membakar Semangat Berkarya

Sebuah pergelaran yang melanjutkan semangat berkarya Almarhum Harry Roesli
IMAGE-TITLE-HERE

Kampanye Cinta Bangsa

Kampanye Cinta Bangsa


Asli Indonesia

Indonesia memiliki banyak kekayaan budaya, bukan batik saja...

Kain Songket Indonesia Asli!


Aku Cinta Indonesia

Sebagai anak Indonesia, aku bangga menggunakan produk buatan tanah air!

Hidup Indonesia!

Do It Yourself Project - SYR by Santika Syaravina

20.01 Reporter: eksentrik artistik 0 Responses

Kamera

Karya

Kriya

dia

SYARA!



Diana. Itulah nama kamera kesayangannya. Sebuah kamera yang diproduksi di Rusia oleh sebuah perusahaan bernama Lomo. Santika Syaravina yang akrab disapa Syara sangat mencintai fotografi. Ia banyak berkesprimen dengan berbagai alat untuk mengabadikan suatu momen. Selain menggunakan kamera analog, Syara bermain pula dengan kamera sederhana yang berbahaknkan kaleng dan dilubangi sebesar lubang jarum - pinhole camera.

Kecintaan Syara terhadap dunia fotografi memberinya sebuah ilham dalam mengahsilkan karya kerajinan tangan. Ia memotong-melipat-menggulung roll film seluloid 135 mm dan 120 mm menjadi beberapa benda yang unik; corsage pada tas, kalung, aksesori topi fedora, bahkan kaca mata yang bergaya lady gaga - penyanyi techno pop Amerika.

Warna-warna yang dipilihnya pun mewakili warna yang melekat pada tubuh Diana - kamera kesayangannya itu. Iya yakin bahwa desain ini memiliki daya pakai yang tinggi, "Karya saya ini mewakili anak masa kini yang tinggal di kota besar. Terinspirasi dari budaya urban yang prkatis dan sederhana namun tetap memiliki daya tarik yang kuat."

Kreativitas Syara dapat menjadi inspirasi bagi kita semua, bahwa untuk membuat sesuatu yang menarik itu dapat kita mulai dari hal yang dekat dengan kita. Apa hobi anda? Kembangkan itu dan jadilah sesuatu untuk bangsa! Let's Do It Yourself!!!

Read more...

Pameran TPB - Fakultas Seni Rupa dan Desain ITB

19.59 Reporter: eksentrik artistik 0 Responses



Fakultas Seni Rupa dan Desain ITB tampaknya terus berusaha untuk tampil sebagai institusi pendidikan seni terbaik di Indonesia - terbukti dengan gelaran demi gelaran pameran yang tak ada hentinya.

Setelah menyelenggarakan Pameran Jurusan Kriya beberapa hari sebelumnya, pada 2-3 Juni 2009 FSRD ITB kembali mempersebahkan sebuah pameran seni rupa bertajuk Pameran TPB FSRD 2008 di Gedung Serbaguna Kampus Ganesha ini. Ya, sebuah ajang bagi mahasiswa FSRD angkatan 2008 untuk menunjukkan karya-karya terbaiknya sepanjang satu tahun pertama di masa Tahap Persiapan Bersama (TPB) sebelum melanjutkan pendidikan berikutnya di jurusan yang mereka pilih.

Karya yang ditampilkan meliputi karya nirmana dua dimensi yang berbahan kertas dan pewarna serta tiga dimensi yang menggunakan material sedotan, kawat, serta gips. Sebanyak 200 mahasiswa terlibat dalam kegiatan ini.

Kendati karya yang ditampilkan cukup memanjakan mata, sslah seorang pengunjung, Emeraldi, Mahasiswa Desain Produk ITB angkatan 2007 menyayangkan perubahan konsep karya nirmana dua dimensi, "Sayang sekali, karya nirmana dua dimensinya itu olah awalnya menggunakan komputer, berbeda dengan angkatan saya tahun lalu. Memang menarik tapi yaa sayang saja... ada unsur 'pengasah skill' yang hilang. Terlepas dari itu karya tiga dimensi teman-teman sudah oke."

Pada hari kedua, diadakan pula sebuah talkshow bertajuk "Siapa Takut? Siapa Berani?" pada pukul 09.00-11.00 WIB. Kegiatan ini gratis dan terbuka untuk umum. Talkshow ini merupakan sebuah alternatif untuk menemukan jawaban dari pertnyaan: "Apa yang menanti mahasiswa FSRD di masa yang akan datang?" Primadi Tabrani, guru besar FSRD ITB, serta dua orang alumni FSRD ITB, Albert Yonathan Setyawan (seni keramik) dan Enarldo Tadya Girardi (desain komunikai visual) berbagi pandangan mereka tentang masa depan dunia yang konon berbasiskan bahasa rupa.

Read more...

Ekspresi Air Warna-warni

08.33 Reporter: eksentrik artistik 2 Responses
Bermain dengan air dan kertas... Mengulas warna-warni membentuk citra, menuangkan yang tertera dalam imajinasi menjadi nyata. Inilah tiga karya Andika Surasetja -- seorang mahasiswa biasa -- di penghujung tahun 2008. di tengah kejenuhannya menghadapi keseharian yang membosankan. Anda bebas memaknainya sebagai apa. Ini bukan hal penting... hanya sebuah bentuk ekspresi yang bebas... :)

kematian kucing garong

ekspektasi tinggi

diburu waktu


Read more...